PWNU Sangat Senang Polisi Tangkap Gus Nur, Katanya Supaya...
Feature

PWNU Sangat Senang Polisi Tangkap Gus Nur, Katanya Supaya…

Khatib Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ustaz (PWNU) Jawa Timur KH Safruddin Syarif menganggap penangkapan polisi untuk Gus Nur alias Sugi Nur Raharja sudah benar. Dia bersyukur polisi sudah menangkap Sugi Nur dan menetapkan dengan status tersangka.

Safruddin menyebut Gus Nur sebagai sosok yang berbahaya karena ucapannya menyebarkan virus perceraian.

“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi polisi yang telah melakukan tugasnya dengan benar. Sebab memang dari awal saya mengutarakan bahwa Sugi Nur ini karakter yang sangat berbahaya di Indonesia karena isi pidatonya menyebarkan virus perpecahan virus kebencian, ” kata Safruddin Syarif, akhir pekan berarakan.

Baca Juga: Pangkal Masalah Gus Nur Tersedia di Sini…  

Safruddin mengatakan ujaran kebencian nyata dilarang oleh aturan hukum di Indonesia. Dia berharap polisi menyampaikan hukuman yang serius kepada Sugi Nur. Sebab, Sugi Nur dianggap beberapa kali menyerang Nahdatul Ulama secara organisasi maupun personal.

“Ujaran kebencian itu membentuk dilarang dan ada hukumnya, oleh karenannya setelah ditangkap hendaknya yang mempunyai tugas memberi hukum bisa memberikan sanksi maksimal. Artinya, supaya dia berhenti, ” ujar Safruddin.  

Kemudian, ia berharap polisi tak hanya menangani Sugi juga beberapa pihak dengan terlibat dalam pembuatan konten itu. Menurutnya, ceramah-ceramah atau materi diskusi dengan narasi kebencian bisa merusak kerukunan antar masyarakat.  

“Saya berharap tidak cuma Sugi Nur, tapi orang yang di sekitarnya yang meng- upload dan pula menyebarkan dan orang-orang lain dengan sama dengan Sugi Nur diproses. Yang kemarin (kasus sebelumnya) tidak ada jera kan (tidak ditahan). Supaya ada efek jera harus ada hukuman yang setimpal. Negara ini bisa pecah gara-gara orang seperti Sugi Nur, ” tuturnya.

Safruddin mengingatkan, kalau beberapa tokoh yang diduga dicemarkan nama baiknya oleh Sugi Nur memiliki pengikut di akar suket. Dia menganggap ocehan Sugi Sinar cukup berbahaya jika tidak diredam, karena berpotensi menimbulkan konflik di masyarakat.

“Mereka itu kan punya pengikut, kalau pengikutnya tidak kuat dan bergerak terjadilah itu clash di bawah (akar rumput). Untuk itu supaya ini tidak terjadi cukuplah ini sebagai meniru. Orang-orang seperti ini, bibit-bibit perpisahan segera diberi sanksi yang kasar supaya negeri ini segera damai dan damai, ” kata Safruddin.  

Relasi Sindikasi Konten: Viva