Melalui Kelas Ekspor, Bea Cukai Manado Majukan Perekonomian Indonesia Timur
Feature

Melalui Kelas Ekspor, Bea Cukai Manado Majukan Perekonomian Indonesia Timur

WE Online, Jakarta

Bea Cukai Manado, bekerja sama secara Balai Karantina Ikan Pengendalian Nilai (BKIPM) Manado, mengadakan kelas ekspor untuk eksportir hasil perikanan dengan berada di Manado, Kamis (17/9/2020) lalu.

Tujuan lantaran diadakannya kelas ekspor ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pelayanan prima bagi pengguna jasa, pada hal ini eksportir hasil perikanan, yang akhirnya akan memajukan perekonomian Indonesia timur.

Baca Juga: Bea Cukai Terkatung-katung Musnahkan 6, 5 Juta Baur Rokok Ilegal

“Terealisasinya ekspor dari Bandar Suasana Sam Ratulangi Manado menuju Jepang dapat memajukan ekonomi Wilayah Indonesia Tengah dan Timur karena lumrah dengan hasil perikanan dan bahari yang memiliki kualitas yang bagus. Untuk itu, kelas ekspor tersebut diadakan untuk membantu para eksportir dalam melakukan pengisian modul dengan mandiri karena bisa menghemat ongkos untuk jasa kepengurusan, ” terang Kepala Kantor Bea Cukai Manado, M. Anshar, dalam keterangan tercatat di Jakarta, Selasa (22/9/2020).

Ia pun menyebutkan kalau dengan terealisasinya ekspor langsung ke Jepang, tentunya membuat maju perkonomian di wilayah Indonesia Tengah dan Timur ini.

“Kami, baik dari pihak pemerintah daerah Sulawesi Utara, Bea Cukai Manado, dan BKIPM Manado berkomitmen buat mendukung ekspor langsung ini dengan memberikan kemudahan dan pelayanan dengan dapat memangkas biaya lebih eksportir dengan salah satunya mengadakan posisi ekspor ini. Harapan kami dengan kelas ekspor ini bisa menolong eksportir untuk pengisian modul atau aplikasi secara mandiri sehingga mampu mengurangi biaya-biaya yang ditimbulkan, ” katanya.

Dalam posisi ekspor ini, para pengguna jasa mendapatkan materi pelayanan kepabeanan dan tata cara pengisian aplikasi Pola Pelayanan Permohonan Pemeriksaan Karantina Ikan Online (Sister Karoline) dan Aplikasi Pemeriksaan Karantina (PPK) Online.