bamsoet-tinjau-pelaksanakan-vaksinasi-covid-19-bagi-lansia-dan-pekerja-pariwisata-1
Feature

Bamsoet Tinjau Pelaksanakan Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia dan Pelaku Pariwisata

Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021.

Pemimpin MPR RI Bambang Soesatyo bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi lansia dan pekerja daerah pariwisata yang diselenggarakan pada gotong royong pemerintah daerah DKI Jakarta, bersama organisasi kemasyarakatan Gerakan Keadilan Bentuk Solidaritas (GERAK BS), beserta Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih. Didukung Pemimpin Pusat Ikatan Motor Nusantara (IMI), IMI DKI Jakarta, Motor Besar Indonesia (MBI), dan Hotel Sultan Jakarta.  

“Ditargetkan 3. 000 lansia serta pekerja sektor pariwisata akan divaksinasi. Pelaksanaannya dilakukan pada 4 hari, dimulai agenda 27 hingga 30 April 2021. Didukung sekitar 38 tenaga medis dari RS Islam Jakarta Cempaka Putih, per harinya diharapkan mampu dilakukan penyuntikan vaksin kepada 750 lansia dan praktisi sektor pariwisata. Gotong royong tersebut mempercepat pelaksanaan vaksinasi, khususnya di DKI Jakarta. Sekaligus bisa menjadi rujukan bagi pemerintah daerah yang lain untuk bergotongroyong bersama bervariasi kalangan masyarakat dalam memacu vaksinasi di daerahnya per, ” ujar Bamsoet usai meninjau pelaksanaan vaksinasi, dalam Garden Ballroom Hotel Tuan, Jakarta, Selasa (27/4/21).  

Membaca Juga: Sikat Habis Tindakan Separatis dan Teroris dalam Papua, Bamsoet: Saya Jadi Bertanggung Jawab

Turut hadir Direktur Utama RS Islam Jakarta Cempaka Suci Jack Pradono Handojo, Plt Kepala Dinas Pariwisata serta Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Gumilar Ekalaya, Kepala Umum GERAK BS Dwi Aroem Hadiatie, dan Ketua Umum Motor Besar Nusantara Rio Castello.  

Ketua DPR MENODAI ke-20 ini menjelaskan, Kementerian Kesehatan menargetkan agar tercipta herd immunity, Indonesia harus melaksanakan vaksinasi minimal terhadap 181 juta penduduk. Setelah melakukan vaksinasi terhadap tenaga kesehatan sebagai garda terdepan, vaksinasi juga harus diprioritaskan pada kelompok penduduk yang rentan, seperti lansia beserta pekerja di sektor turisme dan pelayanan publik. Apalagi Kementerian Kesehatan juga sudah mengingatkan pemerintah daerah supaya memprioritaskan 60 persen jumlah vaksin yang dimiliki buat lansia.  

“Prioritas lansia tidak lain karena mereka berpotensi menemui dampak buruk ketika tertular virus Covid-19. Data Departemen Kesehatan mencatat, lansia ialah kelompok usia yang memutar banyak ditemukan pada kejadian kematian akibat Covid-19. Sejumlah 33 persen kasus maut terjadi pada usia di atas 65 tahun serta 30, 7 persen berlaku pada kelompok usia 55-64 tahun, ” jelas Bamsoet.  

Besar Badan Bela Negara FKPPI ini memaparkan, Satgas Covid-19 mencatat hingga 26 April 2021, Indonesia sudah memberikan penyuntikan vaksinasi tahap pertama kepada 11, 8 juta penduduk. Terdiri dari 1, 4 juta petugas kesehatan, 7, 9 juta petugas layanan publik, dan dua, 4 juta lansia. Tatkala untuk vaksinasi tahap ke-2 sudah disuntikan kepada kira-kira 7 juta penduduk. Berisi dari 1, 3 juta petugas kesehatan, 4, 3 juta petugas layanan terbuka, dan 1, 3 juta lansia.  

“Sementara untuk DKI Jakarta, jumlah sasaran vaksinasi periode 1 dan 2 untuk tenaga kesehatan, lansia, serta pelayan publik sebanyak 3. 000. 689 orang. Jawatan Kesehatan mencatat, per 26 April 2021, vaksinasi tahap ke-1 sudah diberikan pada 1. 796. 387 karakter atau 59, 9 upah dan vaksinasi tahap ke-2 sudah diberikan kepada satu. 059. 589 orang atau 35, 3 persen, ” papar Bamsoet.  

Wakil Ketua Ijmal Pemuda Pancasila ini memasukkan, rincian penerima vaksin dalam DKI Jakarta hingga 26 April 2021 antara asing untuk tenaga kesehatan, vaksinasi tahap 1 telah dilakukan kepada 126. 663 orang (112, 8 persen) serta vaksinasi tahap 2 mencakup 110. 297 orang (98, 2 persen). Sedangkan dalam kelompok lansia, vaksinasi ukuran 1 telah dilakukan pada 565. 919 orang (62, 1 persen) dan vaksinasi tahap 2 mencakup 394. 656 orang (43, 3 perseb), dengan target vaksinasi sebanyak 911. 631 orang. Pada kelompok pelayan terbuka, vaksinasi tahap 1 sudah dilakukan kepada 1. 103. 805 orang (55, 8 persen) dan vaksinasi tahap 2 mencakup 554. 636 orang (28, 1 persen), dengan target vaksinasi sebanyak 1. 976. 757 karakter.  

“Bagi mereka yang sudah menerima vaksin, kudu tetap mematuhi protokol kesehatan tubuh seperti memakai masker, menggembala jarak, menghindari kerumunan, menekan mobilitas, hingga rajin mencuci tangan dengan sabun secara berkala. Tidak lupa pula harus senantiasa berolahraga dan menjaga kesehatan. Hal ini harus terus dilakukan datang virus Covid-19 telah menghilang, sehingga Indonesia bisa terlepas dari pandemi Covid-19, ” pungkas Bamsoet.